Rencana Anggaran Biaya (RAB)
Rencana Anggaran Biaya (RAB) adalah dokumen yang merinci perkiraan biaya untuk suatu proyek konstruksi berdasarkan gambar kerja, spesifikasi, dan volume pekerjaan. Tujuannya untuk menjadi acuan dalam perencanaan anggaran, proses tender, pengendalian biaya, dan penjadwalan cash flow. Komponen umum RAB mencakup rincian pekerjaan, kuantitas, satuan, harga satuan, upah, material, alat, serta provisi untuk risiko dan administrasi. Nilai dalam RAB bergantung pada lingkup proyek, lokasi, metode pelaksanaan, dan kondisi pasar; oleh karena itu sering direvisi seiring perkembangan desain atau pekerjaan di lapangan. Penyusunan RAB biasanya dilakukan oleh estimator atau quantity surveyor sesuai praktik umum profesional.
A–Z
By stage
All stages Persiapan & pra-konstruksi (4) Pondasi & pekerjaan bawah tanah (7) Struktur & selubung vertikal (2) Atap & selubung luar (4) MEP tahap rough-in (4) Waterproofing & area basah (7) Penutupan envelope (3) Pekerjaan finishing (3) Fasad & pekerjaan area tapak (9) MEP tahap finishing (3) Commissioning & pengujian (2) Serah terima (1) Komersial (segera hadir) Pekerjaan kolam (1)
Terms
- Fondasi Struktur dasar yang menyalurkan beban bangunan ke tanah.
- Tulangan Elemen baja untuk meningkatkan kapasitas tarik beton.
- Mutu beton Kelas kuat tekan beton sesuai spesifikasi.
- Waterproofing Sistem pelindung agar air tidak menembus elemen bangunan.
- Kemiringan area basah Kemiringan lantai untuk mengarahkan air ke floor drain.
- Floor trap Komponen drainase dengan water seal untuk menahan bau.
- Kemiringan atap Gradien atap untuk pembuangan air hujan.
- Drainase overflow Jalur cadangan pembuangan air saat hujan ekstrem.
- Plumbing rough-in Pemasangan awal jaringan air bersih dan air buangan.
- Electrical rough-in Pekerjaan conduit, jalur kabel, dan panel sebelum finishing.
- Sistem low-voltage Jaringan data, keamanan, otomasi, dan komunikasi.
- Building envelope Selubung luar bangunan yang memisahkan interior dari iklim.
- Level glazing Tingkat performa sistem kaca dan framing.
- Finishing fasad Sistem finishing luar bangunan yang terlihat.
- Drainase tapak Manajemen aliran air di area sekitar bangunan.
- Jenis tanah Kategori kondisi tanah untuk faktor desain dan biaya.
- Akses lokasi Tingkat kesulitan logistik ke area proyek.
- Setting-out Pemindahan sumbu dan geometri bangunan ke lapangan.
- Benchmark survei Titik referensi survei untuk kontrol elevasi dan posisi.
- Plinth Zona fasad bawah yang bertemu tanah, cipratan air, dan hardscape.
- Movement joint Detail sambungan yang memungkinkan pergerakan terkontrol antar elemen.
- Sambungan sealant Sambungan fleksibel bersealant untuk melindungi interface yang bergerak.
- Driver lampu Komponen listrik yang mengatur daya untuk armatur LED.
- Eksposur iklim Tingkat pengaruh lingkungan seperti hujan dan garam.
- Commissioning Pengujian terpadu sebelum serah terima.
- Jenis kolam Konsep teknis kolam: skimmer atau overflow.